LATAR BELAKANG
Rencana strategis (Renstra) merupakan dokumen yang menjadi panduan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program. Perencanaan strategis dapat membantu untuk memastikan seluruh program dan kegiatan selaras dengan arah kebijakan nasional dan daerah. Dalam sistem kesehatan di tingkat daerah, Renstra dapat mendukung terwujudnya sistem yang lebih efektif dan berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan sumber daya, pengambilan keputusan berbasis data, peningkatan koordinasi dan kolaborasi, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang terukur. Terlebih, kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan seperti adanya keterbatasan sumber daya baik itu sumber daya manusia maupun anggaran dan fasilitas kesehatan yang belum memadai, adanya ketimpangan akses layanan kesehatan antar daerah maupun dalam satu daerah, adanya perubahan beban penyakit, serta partisipasi lintas sektor yang belum optimal. Sehingga diperlukan perencanaan strategis guna mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional.
Saat ini, masih terdapat beberapa permasalahan dalam penyusunan kebijakan kesehatan di tingkat daerah. Permasalahan tersebut diantaranya yaitu adanya keterbatasan kapasitas sumber daya, masih adanya ketidakkonsistenan antara perencanaan dan implementasi program kesehatan, serta keterbatasan penggunaan data yang valid dan relevan dalam penyusunan kebijakan. Padahal, penggunaan data yang tepat sangat penting dalam mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan kesehatan di daerah. Selain itu, penggunaan data juga penting sebagai dasar dalam perumusan visi, misi, dan strategi kesehatan maupun keberlanjutan kebijakan kesehatan dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan.
Berdasarkan hal tersebut, dinilai perlu bagi pemerintah daerah khususnya dinas kesehatan untuk memahami pentingnya penyusunan Renstra, tahap penyusunan Renstra, hingga mengembangkan proses implementasi, monitoring dan evaluasi. Kegiatan workshop ini diharapkan dapat mendorong penyusunan kebijakan yang terukur, realistis, serta berkelanjutan melalui penyusunan Renstra di dinas kesehatan.
TUJUAN KEGIATAN
Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan dapat:
SASARAN PESERTA
Perwakilan dari dinas kesehatan tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia
METODE, WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak 6 kali pertemuan daring, dengan penjelasan sebagai berikut:
Seluruh rangkaian kegiatan di atas dapat digambarkan sebagai berikut.

*Link Zoom, ID dan Password akan dikirimkan ke email dan WA terdaftar setelah calon peserta menyelesaikan pendaftaran*
LINK PENDAFTARAN : http://ugm.id/WorkshopManajemenStratejik
NARAHUBUNG
Amalia (+62 814-6970-2819)
Modul 1: Memahami Pentingnya Revisi Rencana Strategis Setelah Adanya di Era UU Kesehatan Tahun 2023 dan Pasca Pilkada
| Topik | Narasumber |
| Pembukaan | Moderator |
|
Dinamika Sistem Kesehatan dan Strategi Perencanaan: Apakah perlu revisi Renstra? |
Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD |
| Perencanaan Kesehatan Pusat, Daerah dan Keterlibatan Swasta:
Highlight dari Webinar seri 1 dan 2
|
dr. Likke Prawidya Putri, MPH, PhD |
| Perencanaan Kesehatan Pusat, Daerah dan Keterlibatan Swasta:
Highlight dari Webinar seri 2 dan 3
|
Lusha Ayu Astari, SKM, MPH |
| Diskusi | Moderator |
Modul 1: Memahami Pentingnya Revisi Rencana Strategis Setelah Adanya di Era UU Kesehatan Tahun 2023 dan Pasca Pilkada
| Materi | Narasumber |
| Pengantar materi oleh moderator | dr. Ichlasul Amalia, MPH |
| Mengapa dan Kapan Organisasi Kesehatan Merevisi Rencana Strategisnya? Kasus Dinas Kesehatan sebagai Lembaga Regulator |
Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD |
Konsep Siklus Perubahan Strategis dan Implikasinya terhadap Institusi Kesehatan Non-Profit
|
Likke Prawidya Putri, MPH, PhD |
Kerangka Strategis dan Regulasi dalam Revisi Renstra Organisasi Kesehatan
|
Lusha Ayu Astari, MPH |
Tantangan dan Strategi Revisi Renstra Dinas Kesehatan di Nusa Tenggara Timur
|
Drg. Iien Adriany, M.Kes |
| Diskusi | dr. Ichlasul Amalia, MPH |
Modul 2: Rencana Strategis Lembaga Regulator
| Topik | Narasumber |
| Pengantar materi oleh moderator | Ichlasul Amalia, MPH |
| Pemaparan Topik 1:
Organisasi-organisasi dalam Sistem Kesehatan dan Misi yang dimiliki |
Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD |
| Pemaparan Topik 2:
Misi dan Nilai Organisasi |
Likke Prawidya Putri, MPH, PhD |
| Pemaparan Topik 3:
Konsep Visi dan Aplikasinya untuk Dinas Kesehatan |
Putu Eka Andayani, SKM, MPH |
| Pemaparan Topik 4:
Seberapa Pentingkah Misi dan Visi Organisasi dalam Mendukung Peran Dinkes sebagai Regulator? |
dr. Jusi Febrianto, MPH |
| Diskusi | Ichlasul Amalia, MPH |
Modul 2: Rencana Strategis Lembaga Regulator
| Topik | Narasumber |
| Analisis internal: S – W | dr. Likke Prawidya Putri, MPH, PhD |
| Analisis eksternal: O – T | Putu Eka Andayani, SKM, MPH |
| Pembacaan studi kasus: Identifikasi isu pengembangan | Lusha Ayu Astari, SKM, MPH |
| Perencanaan strategi 5 tahunan | Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD |
|
Diskusi |
|
Sumber Dana dan Anggaran dalam Penyusunan Program
| Topik | Narasumber |
| Pengantar materi oleh moderator | Latifah Alifiana, S.Gz., MKM |
| Pemaparan Topik:
Penyusunan Program Tahunan berbasis Sumber Dana Internasional, Nasional, dan Daerah |
M. Faozi Kurniawan, SE., Akt., MPH |
| Pemaparan Topik:
Sumber-sumber Anggaran dan Metode Penyusunan Anggaran |
|
| Pemaparan Topik:
SIPD, Rencana Kerja dan Pendanaan Pembangunan Daerah |
Hanz Budi Setiawan Dandels, SE., M.AP |
| Diskusi | Latifah Alifiana, S.Gz., MKM |
Modul 3: Leadership
| Topik | Narasumber |
| Pembukaan oleh moderator | dr. Likke Prawidya Putri, MPH, PhD |
| Pemaparan Topik:
Menguatkan Sistem Kesehatan Daerah Melalui Advokasi Strategis dan Kolaboratif
|
dr. Jusi Febrianto, MPH |
| Pemaparan Topik:
Peran Kepemimpinan dalam Proses Perencanaan Strategis Kesehatan Daerah
|
Dr. Arida Oetami, M.Kes |
| Pembahasan dan Refleksi | Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD |
| Diskusi | dr. Likke Prawidya Putri, MPH, PhD |